Bila Enkau Hidup Hari ini, Jangan Menunggu Hari Esok Untuk Beribadah, Karena ajal/kematian Akan Memjemputmu Kapan saja, Tanpa Disangka-sangka

Hubungan Seksual Suami Istri Dalam Islam

Islam telah menetapkan pengakuan bagi fitrah manusia dan dorongannya akan seksual, serta ditentangnya tindakan ekstrim yang condong menganggap hal itu kotor..

Apakah Jilbaku Jilbab Syar'i

Subhanallah jilbab itu adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul. Jilbab itu ‘iffah (kemuliaan). Jilbab itu kesucian. Jilbab itu pelindung. Jilbab itu taqwa. Jilbab itu iman. Jilbab itu haya’ (rasa malu)..

Menghafal Al-Quran Ala Maroko

Menghafal alqu’ran, saya yakin semua umat muslim ingin menghafal al-qu’an, sebab al-quran merupakan mukjizat penutup para nabi dan Rosul yaitu Nabi Muhammad SAW. Dan merupan petunjuk untuk umat muslim, dan untuk semua manusia, berbagai alasan yang ada sehingga kebanyakan of the moslem hanya terucap dibibir namun sulit terlaksana..

Wanita Idaman Ikhwan

Ikhwan yang bersipat insani tentunya mengidam-idamkan wanita, yang bakal memperkokoh keimanan kepada Allah SWT. seiring berkerbangnya roda era globalisasi maka tentunya untuk menemukan wanita yang benar-benar sholehah mungkin sudah sangat sulit atau jarang.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Agustus 2012

Khutbah Jum'at: Keutamaan Membaca Al-Quran & Sepuluh Terahir Ramadhan


                 
Khutbah ini disampaikan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Rabat, Maroko Afrika.

Kaum Muslimin Yang Insya Allah dirahmati oleh Allah SWT.

Bulan suci ramadan merupakan bulan yang dikhususkan umat Nabi Muhammad SAW, maka berbahagialah kita, karena telah menjadi umat dan pengikut Nabi Muhammad SAW. Oleh janganlah menyiakan-nyiakan bulan suci ini, jangan membiarkan bulan yang penuh rahmah ini terlewatkan begitu saja, marilah menyibukkan diri dengan mengisinya dengan ibadah karena Allah SWT.

Yang paling disayangkan jika ada orang muslim yang  mengetahui bahwa puasa itu merupakan kewajiban akan tetapi masi saja belum tersentuh hatinya untuk melaksanakan ibadah puasa. Kasus seperti ini sangat banyak terjadi di kalangan kaum muslimin yang awam. Olehnya melelui mimbar ini khatib menegaskan dan mengajak hadirin untuk senantiasa menyampaikan kepada kerabat yang awam bahwa puasa itu adalah kewajiban dan jika tidak mengerjakannya maka akan mendapat dosa dari Allah SWT.

Ayat Al- Quran yang berkaitan hal ini sudah sangat ma’ruf dan sangat sering didengar oleh muslimin :

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (AlBaqoroh:183)

Hadirin Dan Hadirat yang Insya Allah dirahmati Oleh Allah SWT.

Berkaitan dengan tradisi dan amalan-amalan di bulan suci ramadan ini, terutama jika memperhatikan realita di masyarakat seakan-akan jika bulan suci ramadan tibah, maka masyarakat Indonesia berlomba-lomba membaca al-quran bahkan ada yang menargetkan untuk mengkhatamkan minimal 1 kali selama bulan suci raamdan.

Olehnya alangkah indahnya jika tradisi atau  memperbanyak ibadah baca al-quran ini  tetap dipertahankan dan ditingkatkan. Olehnya melalui mimbar ini saya akan menguraikan beberapa hikmah/keutaman-keutamaan membaca al-quran, terutama di bulan suci ramadan.
  1. Mendapatkan Ketengan Jiwa Atau Hati Yang Sangat Luar Biasa, di mana setiap ayat Alquran yang dibacanya akan mendatangkan ketenangan dan ketentraman bagi para pembacanya. Sebagaimana diterangkan dalam surah Al-Isra [17] ayat 82, :
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
Artinya:’’ Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. ‘’

Bahkan menurut tafsir Ibnu Kasir, bahwa kata syifa ini, diartikan bahwa dengan membaca al-quran hati akan menjadi tentram, dikarenakan membaca al-quran bisa menghilangkan rasa ragu dan sifat munafik pada diri seorang muslim.
  
   2.   Orang Yang Mendengarkan Bisa Mendapatkan Rahmat Dari Allah. 
Jika ada salah seorang dari kaum muslimin yang senang membaca al-quran, maka bagi orang yang mendengarkanya sebaiknya mendengarkannya dengan baik, tenang agar mendapat rahmat dan pahal dari Allah SWT. Sehingga para pembaca Alquran, bahkan orang yang mendengarkan bacaannya mendapat pula ketenangan jiwa.

Artinnya”: Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat’’ . QS. Al-A’raf Ayat 204.

3.      Memabaca Al-quran, 1 huruf mendapat 10 Pahala.
Subahalallah walillah hamdu, al-quran sungguh luar biasa, selain menjadi petujuk untuk seluruh umat manusia juga menjadi pahala bagi orang mukmin yang membacanya. Hal ini telah dijelaskan hadis yang termaktub diberbagai kitab-kitab hadits, bahwa

“"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka ia akan mendapat pahala satu kebaikan, satu kebaikan sama dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan 'Alif Laam Miin' adalah satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf." (Tirmidzi)’’.

Itulah sebagahagian keutamaan-keutamaan membaca al-quran, maka marilah menggunakan momen ramadan kali ini untuk memperbanyak membaca al-quran, dan alangkah baiknya jika dibarengin renungan terhadap makna-makna ayat al-quran tersebut. Dengan demikian maqosid atau tujuan diturunkannya ayat terbsebut akan tercapai.

4. Al Quran menjadikan kita termasuk golongan manusia yang beruntung

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, (QS.Fathir:29)


Hadirin dan Hadirat Yang Insya Allah dimuliakan oleh Allah SWT.

Tak terasa waktu perutaran waktu begitu cepat, hari ini umat muslimin telah memasuki hari 21 di bulan suci ramadan, oleh maka sangatlah rugi seorang insane jika melewatkan ramadan ini berlalu begitu saja. Apalagia jika dibarengindenan sifat tafakkur bahwa hidup di dunia hanya sekali dan belum tentu ramadan akan datang tubuh ini masi bisah menghirup udara bebas, bole jadi tubuh yang ini sudah habis dimakan cacing dan rata dengan tanah.

Olehnya sekali lagi khatib mengajak untuk menggunakan 10 terakhir ramadan ini sebagai momen emas untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana telah masyhur bahwa 10 terahir ramadan memiliki keistimewaan-keistimewan di antaranya adanya malam “Lailatur Qodri Malam, Dimana Malam Ini Lebih Baik Dari Seribu Bulan’’. Dalam beberapa kitab disebutkan bahwa di malam lailatur qodri Al-quran kitab pedoman umat islam diturunkan. Berikut Hadits tentang hal ini:

Dari Aisyah r.a., ia menceritakan tentang keadaan Nabi Saw ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, “Beliau jika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupakn malamnya dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari).’’

Dalam hadits lain, Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: Pemimpin yang adil. Pemuda yang menyibukkan diri dengan ibadah kepada Rabbnya. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid. Dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.” (HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712).

Dengan hadits-hadits ini maka teruslah bersemangat untuk menyibukkan diri di 10 terahir ramadan ini. Semoga Allah meridhoi ibadah-ibdah kita amin ya robbal alamin. Wallahu A’lamu.

Oleh: Sukmahadi *Mahasiswa Univ. Sidi Mohammed Ben Abdellah Maroko, Afrika Utara. Jurusan Studi Islam, Konsentrasi Ushul Fiqhi.*

Rabu, 14 Maret 2012

Khutbah Jum'at : Eksistensi Islam dan Allah Sebagai Tuhan

Khutbah ini disampaikan di KBRI Rabat Maroko
Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji syukur kepada Allah yang maha dari segalah hal, tuhan yang menciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinnya, berkat nikmat yang diberikan kepada seluruh umat manusia khususnya umat muslim sehingga pada jum’at ini, oksigen masi bisa kita serap dan bisa melakasanakan kewajiban kita sebagai umat muslim laki-laki yaitu sholat jum’at secara berjamaah.
Melalui mimbar khatib, saya mengajak seluruh hadirin untuk bersholawat kepada penutup para nabi dan rosulnya, sebagaimana firman Allah dalam Al-qur’an:

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Al-Ahzab Ayat 56).

Ditambah lagi hadits yang diriwayatkan muslim dalam kitab fathu bari juz 11 bab tetang sholawat kepada nabi SAW disebutkan:

مَا أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ رَفَعَهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
Hadits yang dikeluarkan oleh muslim dari abu huraira tentunya berasal Nabi: “Barang siapa yang bersholawat kepadaku sebanyak 1 kali maka Allah bersholawat keapadanya sebanyak 10 kali (Sholawat Allah keapda Makhluqnya berupa Rahmat).

Hadirin Jamaah Juma’at yang dimuliakan Allah SWT.

Seiring dengan, perkembangan kahidupan dunia ini, banyak hal yang akan terus berubah dan akan terus bertambah. Begitu pulah dalam dunia islam mulai dari pemahaman tradisional sampai dengan pemikiran modern. Olehnya itu, jika berpikir rasional dengan menggunakan kepala dingin pastinya akan terhenti dan mendapatkan kesimpulan bahwa kehidupan akan terus bergulir sedangkan al-quran dan hadits telah berhenti maka islam memerlukan dasar-dasar hukum untuk mengatur kehidupan manusia khususnya umat muslim, maka lahirlah ijma’ dan qiyas untuk mengatur semua. Namun terkadang di era modern ini para mufakkir islam, khususnya ulama mengundang ikhtilaf seperti yang disyiarkan oleh berbagai media sekaraang ini dan sedang memanas antara perseteteruan antara FPI (Forum Pembala Islam) dan JIL (Jaringan Islam Liberal). Ini semua wajah islam di era modern. Walau demikian kokohkanlah eksistensi keimanan untuk memeluk islam.

 Allah SWT berfirman :
‘’Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dengan sebenar-benar takwa dan jangan kalian mati kecual mati dalam keadaan muslim atau beragama islam.(Al-Imron Ayat 102)

Olehnya walalupun semakin hari, semakin banyak pemikiran-pemikiran pembaharu dalam islam maka janganlah perna ragu bahwa Islam adalah yang haq, dan hendaklah mati dalam kedaan memeluk agama Islam, apalagi setelah munculnya JIL (Jaringan Islam Liberal) yang menggoncang pemahaman sebagian umat muslim salah satu contohnya ketiaka luthfi syaukani berkata bahwa orang yang memakai jilbab merupakan suatu kebodohan naudzu billahi min dzalik.

Hadirin Yang di Muliakan Allah SAW.

Tetaplah yakin  bahwa agama yang paling benar disisi Allah adalah Islam,  mengapa khatib mengatakan seperti ini sebab jangan sampai  diantara umat islam ada yang berpaham bahwa semua Agama sama kebenarannya. Ketahuilah bahwa Bukan Umat Islam Yang Meng-Claim Bahwa Agamanyalah Yang Memiliki Monopoli Kebenaran Melainkan Allah Swt Secara Langsung Menegaskan Bahwa Agama Islamlah Yang Paling Benar berikut Firmannya :

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

“Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS Ali Imran ayat 19).

Dalam ayat lain : ‘’ Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS.  Ali Imron  Ayat 85)’’
khatib sangat sepakat dengan ustadz Mansur yang sering bermuhadhoroh dilayar kaca setiap pagi salah satu artikel beliau mengatan bahwa Islam Merupakan Kebenaran Mutlak. Ini semua adalah bantahan kepada mereka yang memahami bahwa semua agama adalah sama benarnya, pemahaman ini disebarkan oleh JIL alias jaringan islam liberal.

Pernah suatu ketika diadakan seminar yang dihadiri oleh umat islam dan umat Kristen di mana dalam dialog antara  umat Kristen dan Islam ini, salah satu dari peserta seminar yang beragama kristen menanyakan eksistensi Allah sebagai tuhan sebab di dalam al-qur’an terdapat kalimat-kalimat sumpah yang dilontarkan oleh Allah SWT, contoh dalam surah Al-Asri :

 وَالْعَصْرِ  إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ  إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

  Demi masa, Sesungguhnya umat manusia berda dalam kerugiaan kecuali orang-orang yang beriman dan orang yang melakukan amal sholeh, nasehat
menasehati, agar menerima kebenaran, nasehat menasehati untuk bersabar...

umat kristen bertanya..bukankah tuhan kalian maha dari segala-galanya…?tapi mengapa tuhan Allah dalam al-quran bersumpa atas nama sesuatu…..?seperti ‘’Demi matahari’’ Demi Masa….?? Dan lain sebagainya.
Lalu pemateri dalam seminar tersebut yang kebetulan turut hadir Habib Riziq Shihab ketua FPI. (Forum Pembela Islam) Bahwa setiap kalimat yang Allah bersumpa atasnya seperti demi matahari, demi masa, hal ini menandakan bahwa nama benda atau sesuatu, itu mengandung sesuatu yang luar biasa. Tanpa mengurangi kekohan Allah sebagai tuhan bahkan menambah kekokohan Allah sebagai tuhan, eksistensi Allah sebagai tuhan.
dalam kitab tafsir ibnu katsir ayat ini ditafsirkan bahwa sesungguhnya manusia sangatlah rugi, dan هلاك celaka. Jadi semua umat manusia yang hidup di muka bumi, baik ia merasa kaya punya harta yang berlimpa ataupun miskin, menurut al-quran dalam surah al-ashri bagaimanapun bentuk kehidupannya akan berada dalam kerugian dan kecelakaan. Kecuali melakukan beberapa hal pokok:

1.      أمنوا (Beriman, Percaya)
2.      و عملوا الصالحات (Melakukan amal—amal soleh)
3.      وتواصوا بالحق (Saling menasehati untuk menerima kebenaran)
4.      وتواصوا بالصبر (Saling menasehati untuk bersabar)
Dalam kitab ibnu katsir kalimat :

  •    أمنوا  adalah menyangkut keyakinan kepada Allah, dimana umat muslim harus percaya penuh kepada Allah semata tanpa berbuat syirik.
  •    وعملوا الضالحاتmelakukan amal-amal sholeh, amal-amal baik yang sesuai dengan syariat AllahSWT.
  •   وتواصوا بالحق dalam kitab ibnu katsir  maksud dari kata ini adalah  melakukan ketataan, kepada Allah,  dan senantiasa menghindari hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT. Rosulullah bersabda :
Artinya :’’Dari abu huraira ‘’ Sesungguhnya rosulullah SAW bersabda : Semua umatku masuk syurga, kecua yang tidak mau, lalu para sahabt bertanya: siapa yang tidak mau ya rosulullah…? Barang siapa yang mentaatiku maka dia masuk syurga dan barang siapa yang tidak mentaatiku maka dia yang tidak mau masuk syurga. Kitab (Shohih Bukhari hal 93).

Jadi semuanya sudah jelas, dalam menjalani kehidupan yang penuh liku-liku, maka janganlah merasa bimbang dan bingung marilah mengikuti jejak rosulullah, mengikuti apa yang dibawanya, dengan menggali risalah-risalah yang dibawa, dan salah satu cara mengetahui sosok rosulullah adalah dengan membaca, mendengar jejak beliau melalui hadits dan al-quran apatalagi saat ini sebagian umat muslim melakukan haloqoh dalam rangka memperingati maulid nabi Besar Muhammad SAW.
  •     وتواصوا بالصبر Saling menasehati jika ada salah seorang diantara kita mendapat musibah maka itulah sikap mukmin yang sejati.

Seajatinya, kehidupan apapun profesi kita dalam menjalani hidup ini, marilah senantiasa selalu berniat lillah taala agar pekerjaan yang sedang dilakoni mendapatkan pahasa disisi Allah SWT. Sebagaimana rosulullah menambahkan dalam sabdanya agar umat manusia tidak terjung ke dalam jurang kerugian janganlah perna ragu, bimbang tentan eksistensi Allah.

عن أبي هريرة خير الناس من طال عمره وحسن عمله وشر الناس من طال عمره وساء عمله.
Artinya : Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amal perbutan, sejelek-jelek manusia adalah panjang umurnya dan  buruk amal perbuatannya.

Kesimpulannya adalah apapun bentuk pemikiran-pemikiran dalam pembaharuan islam apakah itu liberal, atau lain sebagainya pertahankan Iman dan Islam, jangan pernah menerima jika bertolak belakang dengan al-qur’an dan as-sunnah. Camkanlah dalam hati, islam agamaku dan jangan pernah meragukan eksitensi Islam dan Allah sebagai Tuhan.
Allahu A’lamu bishowab.
Email        : afikrihaditomandar@yahoo.com


Sabtu, 21 Januari 2012

Khutbah Jum'at : Bermuhasabah Di Era Globalisasi

Khutbah Ini Disampaikan di KBRI Rabat Maroko Afrika Utara


 Alhamdulillah, kita panjatkan kepada Allah swt karena kita masih dapat hidup dalam kondisi beriman dan sebagai seorang muslim. Dari mimbar jum’at ini khatib mengajak, marilah kita tinggkatakn ketaqwaan kepada Allah, dengan berusaha menjalankan semua yang Allah perintahkan dengan hati yang ikhlash dan penuh ketaatan, serta berupaya sekuat tenaga meninggalkan larangan-larangan Allah dengan hati yang penuh ketawaduan atu kerendahan hati.
Dalam kesempatan ini pula, khatib mengajak untuk senantiasa bersholawat kepada pentup para Nabi dan Rosul yang telah berjuang jiwa dan raganya memperjuangkan islam, mengeluarkan insan dari alam kekafiran menuju alam yang penuh iman dan taqwa.



 Hadirin Jema’ah Jum’at yang dimuliakan oleh Allah SWT

Jika Insan hamba Allah sejenak betafakkur, mengapa dan untuk apa manusia diciptakan..? ke mana arah hidup kita sebenarnya….? Apalagi di era serba moderen di era globalisasi meghiasi kehidupan seahri-hari yang jauh menjadi dekat yang berkulit hitam bisa menjadi putih dan lain sebagainya. Dengan kecanggihan-kecanggihan yang ada di era sekarang ini terkadang insan lalai akan tujuan diciptakannya, oleh karenanya Allah SWT senantiasa memberikan Nasehat melalui Frimannya, simaklah Firmanlah Allah berikut:

ياايها الذين امنوا اتقوا الله ولتنظر نفس ما قدمت لغد واتقوا الله ان الله خبير بما تعملون
‘’Hai orang-orang beriman takutlah , bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah disiapkannya untuk hari esok dan takutlah, bertaqwalah kepada Allah, karena Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan’’. (QS. Al-Hasyr : 18).’’

Kaum Musliin yang hadir pada hari ini, renungilah ayat diatas, dimana Allah SWT senantiasa memerintahkan kepada kita untuk senantisa memperhatikan, bermuhasabah, pada diri pribadi, hingga akan menimbulkan pertanyaan pada diri, ‘’Apa yang telah kita siapkan untuk hari esok’’ termuat dalam kalimat ‘’ "ولتنظر نفس ما قدمت لغد…….? dalam kitab tafsir al-quran, tafsir jalalain yang dikarang oleh Jalaluddin as-suyuti, menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan "لغد" hari esok iyalah hari kiamat.
Seabagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa kehidupan kekal abadi adalah di akhirat adapun kehidupan di dunia mmerupakan kehidupan sementara.

Hadirin mustami’in yang dimuliakn Allah Ta’ala.

Khalifah Umar bin Al-khatab ra, pernah mengucapkan kalimat yang sangat populer untuk menjadi renungan bersama:

حاسبوا انفسكم قبل ان تحاسبوا,وزنوها قبل أن توزنوا, وتأهبوا للعرض الأكبر علي الله

“Hitunglah dirimu sebelum dihitung, bermuhasabalah sebelum dihisab, dan timbanglah amalmu sebelum ditimbang, dan bersiaplah untuk dihadapkan kepada Allah pada hari penghadapan yang besar’’.

Menurut Dr. Hamdusyi yang juga salah satu Dosen di Univ. Sidi Mohammed Ben Abdellah Fes, Maroko, mengatakan bahwa manusia diberi akal untuk digunaka berpikir, berpikir untuk menuju masa depan yang pasti, yang menjanjikan kebahagiaan Syurga. Beliau mengatakan pula bahwa kalimat "فكر" yang artinya berpikir terdapat di 18 tempat dalam al-qur’an dan rata-rata menekankan kepada anak manusia untuk berpikir.

Saudara-saudara jamaah jumat rahimakumullah

Teringat dalam kesempatan sebuah seminar, satu pertanyan menarik pernah dilontarkan oleh Kamaruddin Hidayat (Rektor UIN Syarif Hidatullah Jakarta) kepada para audien, mengapa para pemain bola ketika sedang bermain tidak pernah menggunakan handphone untuk menghubungi orang lain atau bermain-main dengan Short Message Service (SMS)? Mereka justru begitu bersemangat bekerja sama, berlari mengejar bola, membawa, mengoper atau menerima bola lalu mengarahkan dan menggiringnya ke jala lawan. Sang Penjaga gawang sekalipun meski bola jauh dari area pertahanannya, tetap fokus memperhatikan ke arah mana bola dibawa oleh para pemain. Semua ini mereka lakukan hanya semata untuk meraih prestasi terbaik dalam profesi mereka.
Mendengar pertanyaan seperti ini peserta seminar hanya terdiam, lalu Kamaruddin menjawab sendiri pertanyaannya, bahwa semua itu terjadi disebabkan “waktu terbatas”. Menurutnya jika permainan bola itu waktunya lama misalnya sampai dua hari, mungkin ada pemain yang santai, bermain-main SMS atau melakukan hal lainnya.
Keterbatasan waktu membuat mereka berlomba-lomba membuat prestasi, apalagi jika permainan sudah memasuki injury time, permainan tambah seru. Kedua klub yang bertanding meningkatkan pola permainannya baik menyerang maupun bertahan, seakan-akan tidak ingin kehilangan waktu meski satu detik. Mereka memiliki keyakinan dengan melihat sejumlah fakta di lapangan, bahwa tidak jarang terjadi gol (prestasi) justru di saat-saat menjelang akhir pertandingan (injury time).

Filosofi permainan bola seperti digambarkan di atas tidak jauh berbeda dengan drama kehidupan anak manusia. Jika kesadaran manusia tumbuh bahwa hidup ini begitu singkat dan waktu yang diberikan Tuhan sangat terbatas, maka tidak ada manusia yang mencoba menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Tuhan. Akan tetapi, masih banyak manusia yang tidak menyadari hal ini, sehingga kehidupan mereka tampak santai, tidak berbuat banyak untuk kemaslahatan dan begitu banyak waktu yang terbuang hanya untuk pekerjaan yang tidak bermanfaat.

Kaum muslimin jama’ah sholat jumah yang berbahagai

Oleh sebab itu pada kesempatan ini, hari demi hari, bulan demi bulan tak terasa kita akan memasukin ahir tahun, minimal ada tiga hal yang perlu menjadi renungan kita. Agar hari-hari yang telah beralalu dan hari-hari yang akan datang, akan membuat kita sadar bahwa sesungguhnya setiap jiwa tidak dibiarkan hidup semaunya, hidup yang dilalui akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak.

Hal pertama, yang harus menjadi perhatian dan dihitung oleh stiap orang beriman dari dirinya adalah: Apa kita telah lakukan amal Sholeh? Apakah kita teramsuk orang yang dapat bahagia, karena telah mengisinya dengan ketaatan disetiap hari, bulan, sperti sholat, ibadah puasa, menunaikan zakat, ibadah haji bagi yang mampu dan berkurban.Rosulullah SAW bersabda:

من عمل صالحا فلنفسه ومن أساء فعليها وما ربك بظلام للعبيد

‘’Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka( pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri. Dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya Hamba-hambanya.

Hal kedua : menjadi bahan renungan kita adalah keluarga dan rumah, Setiap orang hendaklah bertanya kepada dirinya
masing-masing ? Sudahkah cahaya iman ia bawa ke dalam rumahnya dengan bersama-sama keluarga menuju ketaatan kepada Allah?Rasulullah bersabda: “Dari Abdurrahman bin Sabith, Rosulullah bersabda: “Rumah yang di dalamnya Al-Quran dibacakan akan banyak kebaikannya dan dihadiri malaikat (HR. Razak dan Dailami).

Hal ketiga: yang perlu kita hitung-hitung dan intropeksi adalah hak tetangga dan masyarakat dan kewajiban kita kepada mereka, Apakah kita sudah menyampaikan amanat mereka..?Rasulillah bersabda: “Dari Abu Huraira ra,: Hak muslim atas muslim yang lain ada enam. Sahabat bertanya apakah itu ya rosul?Rosul menjawab, apabila bertemu ucapkan salam, apabila ia mengundangmua maka penuhilah, apabila meminta nasehat maka nasehatilah,apabila sakit jenguklah dan apabila meninggal dunia maka hantarlah (HR. Muslim).
 Terapkanlah pilosof bola pada kehidupan yang tak mau menyia-nyiakan waktu, walau sedetik demi mengejar kemenangan, kebahagiaan dunia dan akhirat. dimuat juga di situs ppi maroko: http://www.ppimaroko.org/index.php?option=com_content&view=article&catid=58%3Asayyidul-ayyaam&id=182%3Amuhasabah-diera-globalisasi&Itemid=73

disampaikan di KBRI, Rabat Maroko Afrika Utara.
21/10/2011

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More